Apa Berbagai Jenis Kadal Kuning?

Reptil kecil bergaris, Kadal Kuning berasal dari Afrika Selatan. Dengan tubuhnya yang pipih, bersisik, dan sifatnya yang pemalu, kadal menjadi hewan peliharaan yang baik. Penyelam dan perenang terampil ini suka mandi di bawah sinar matahari dan memakan serangga kecil.

Jangkrik adalah pilihan makanan untuk kadal kuning.

Sepenuhnya bernama Kadal Berlapis Kuning, Kadal Berlapis, atau, secara ilmiah, Gerrhosaurus flavigularis, kadal kuning dapat tumbuh dari 16 hingga 28 inci panjangnya (41 hingga 71 sentimeter) dan lebar dua hingga empat inci (lima hingga sepuluh sentimeter). Kadal ini adalah reptil yang cukup kuat, dengan kaki kecil dan leher yang hampir tidak terlihat. Ekor mereka, bagaimanapun, panjang, sering berukuran dua kali panjang tubuh mereka.

Meskipun mereka lebih suka lalat sebagai sumber makanan utama mereka, kadal kuning juga akan memakan cacing tanah.

Pelat yang diberi nama kadal ditampilkan di seluruh tubuhnya. Kadal Kuning memiliki sisik persegi panjang dan lipatan kulit yang dalam, yang memungkinkannya untuk tumbuh. Lidah kadal lebar dan bercabang. Meskipun umumnya hewan yang tenang, ketika terancam mereka diketahui menggigit.

Warna Kadal Kuning bervariasi. Sementara warna reptil yang paling umum adalah coklat kusam yang ditandai dengan dua garis kuning mengalir di bagian belakang, kadal juga bisa berwarna abu-abu kehijauan dalam warna tubuh secara keseluruhan. Perut bawah putih juga umum. Saat kawin, Kadal Berlapis jantan berubah warna kepala. Ini dapat berkisar dari biru pucat, hingga merah cerah, hingga kuning cerah.

Perkawinan, yang hanya terjadi setahun sekali, terjadi selama bulan-bulan musim panas. Kadal Kuning betina bertelur dua hingga enam telur oval kasar di bawah tanah. Tukik kadal kuning sangat kecil dan menyerupai kadal dewasa dalam warna dan penampilan.

Kadal kuning dapat tumbuh dari 16 hingga 28 inci panjangnya, dan berasal dari Afrika Selatan.

Kadal Kuning lebih menyukai daerah pegunungan berbatu yang kering dan terbuka. Paling sering ditemukan di Sudan dan Ethiopia, populasi mereka di alam liar tidak diketahui. Kadal berlapis hidup di gundukan rayap dan liang, berjemur di bawah sinar matahari di siang hari untuk menjaga suhu tubuh mereka. Lebih suka lalat sebagai sumber makanan utama mereka, Kadal Kuning juga akan memakan buah, jangkrik, kumbang, ulat, cacing makan, dan cacing tanah.

Kadal berlapis tidak dianggap penggali yang sangat baik. Untuk alasan ini, mereka biasanya membuat terowongan di habitatnya setelah hujan, ketika tanahnya lunak. Kadal terutama berburu pada malam hari, dan mundur ke liangnya jika terancam.

Seperti anole, skink, tokek, dan jenis lain dari kadal, Kuning Lizard adalah pilihan populer hewan peliharaan. Mereka dianggap relatif mudah dirawat, dan biasanya akan tumbuh subur jika dilengkapi dengan kandang cicak, makanan cicak segar, air, buah, dan tempat berjemur.

Untuk kadal peliharaan dari spesies ini, akuarium 20 galon (76 liter) dianggap sebagai persyaratan minimum. Saat kadal tumbuh, ia akan membutuhkan rumah yang lebih besar. Tangki gersang harus berisi hingga empat inci (10 sentimeter) pasir, cabang dan kulit kayu untuk berjemur, batu penyangga untuk memanjat, dan semangkuk besar air bersih. Kandang harus aman namun berventilasi baik, dengan sistem pencahayaan berjemur yang tepat. Seorang karyawan toko hewan peliharaan dapat membantu dalam memilih peralatan ini.

Related Posts