Apa itu Akses Berurutan?

Akses sekuensial adalah sistem dimana data yang disimpan diakses dalam urutan tetap. Salah satu contohnya adalah kaset audio atau video. Penggunaan paling umum dari sistem ini adalah di memori komputer , di mana berbeda dengan memori akses acak yang lebih banyak digunakan.

Contoh memori akses sekuensial mungkin termasuk kaset.

Frasa akses sekuensial hanya mengacu pada urutan akses tetap. Selain diperbaiki, urutan ini telah ditentukan sebelumnya dan mengikuti perkembangan logis. Beberapa jenis akses berurutan tidak dapat dihindari, seperti saat memutar kaset. Jenis lain adalah pilihan yang disengaja. Ini dapat mencakup data komputer yang disimpan sebagai daftar tertaut, di mana setiap bagian data berisi referensi ke bagian berikut.

Memori akses sekuensial adalah sistem penyimpanan di mana data disimpan dan dibaca dalam urutan yang tetap. Ini kontras dengan memori akses acak, seperti yang digunakan oleh komputer untuk menyimpan data yang akan diproses. Sebagai aturan praktis, akses sekuensial adalah jenis memori yang lebih mungkin digunakan untuk penyimpanan permanen dan memori akses acak untuk penyimpanan sementara.

Contoh memori akses sekuensial termasuk media lama yang dapat direkam seperti DVD, CD, dan bahkan kaset. Hard drive juga berurutan, bukan memori akses acak. Memori akses acak termasuk chip memori yang ditemukan di komputer, serta memori flash yang dapat diperbaiki di dalam perangkat atau dilepas, seperti stik memori atau kartu memori.

Keuntungan utama dari sekuensial, dibandingkan dengan memori akses acak, adalah bahwa biasanya jauh lebih murah untuk diproduksi. Ini juga memungkinkan untuk mendapatkan lebih banyak kapasitas data dengan harga yang ditetapkan dan batas ukuran fisik yang ditetapkan. Memori akses berurutan juga lebih umum digunakan dalam bentuk penyimpanan fisik yang kurang rentan terhadap kerusakan fisik, termasuk dari lonjakan listrik atau kehilangan daya.

Kelemahan utama dari jenis memori ini adalah biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk mengakses satu bagian data secara fisik. Ini karena komputer harus menelusuri semua data secara berurutan sampai menemukan bagian yang benar, seperti mencari informasi di buku tanpa indeks, atau harus menggunakan fungsi pencarian yang mengetahui di mana data disimpan tetapi tetap perlu secara fisik pindah ke bagian yang relevan dari perangkat penyimpanan. Sebaliknya, memori akses acak diatur sehingga biasanya membutuhkan waktu yang sama untuk menemukan setiap bagian data.

Related Posts