Apa itu Kuda Kaspia?

Wanita dengan tangan di pinggulnya

Kuda Kaspia adalah jenis kuda yang benar-benar unik yang sebenarnya pernah diyakini telah punah. Jumlah kuda Kaspia di seluruh dunia masih sangat rendah, tetapi berkat perkataan dari para penggemar yang berdedikasi, tampaknya ras ini jauh lebih terancam daripada sebelumnya. Stud Caspian yang luas dapat ditemukan di Amerika Serikat dan Inggris, dan sangat layak untuk dikunjungi jika Anda memiliki kesempatan untuk melakukannya. Kaspia tidak hanya indah untuk dilihat, tetapi mereka juga mewakili bentuk mata rantai yang hilang dalam sejarah kuda.

Sejarah kuda Kaspia adalah kuno. Kuda-kuda kecil, bertulang halus, kuat, dan berapi-api ini tampaknya telah didomestikasi sekitar 3000 SM di tempat yang sekarang dikenal sebagai Iran. Banyak karya seni dari periode tersebut menggambarkan kuda Kaspia menarik kereta, membawa raja, dan bekerja di pertanian di wilayah tersebut. Namun, jejak trah ini mulai menghilang sekitar tahun 1000 M, hingga tahun 1960-an, ketika seorang wanita Amerika bernama Louise Firouz menemukan seekor kuda jantan yang kemudian dikenal sebagai Ostad.

Firouz hanya mencari kuda kecil yang bisa dilatih untuk digunakan di pusat berkudanya, di mana dia melatih anak-anak untuk menungganginya. Sesuatu tentang penampilan kuda jantan itu mengejutkannya, dan dia bertanya-tanya apakah dia mungkin telah menemukan sisa-sisa kuda Persia asli, induk dari ras kuda regional yang terkenal seperti kuda Arab. Setelah mendapatkan beberapa kuda unik lagi, dia membuat pejantan, menjuluki mereka “kuda Kaspia” dan mempopulerkan penemuannya ke dunia.

Kuda-kuda ini memiliki beberapa perbedaan fisik yang membedakannya dari kuda cararn, terutama pada struktur tengkorak, kaki, dan kukunya. Perbedaan ini menunjukkan bahwa kuda Kaspia mungkin adalah kuda peliharaan asli dari wilayah tersebut, yang menjadikannya salah satu ras kuda tertua di dunia. Kuda Kaspia juga berkembang biak dengan benar, dan memiliki beberapa perbedaan genetik yang berbeda dari kuda cararn, yang membuat penemuan Firouz benar-benar mencengangkan.

Ciri khas lain dari kuda Kaspia adalah ukurannya; kuda-kuda ini cukup kecil, biasanya berukuran tidak lebih dari 12 tangan (empat kaki atau 122 sentimeter). Ini secara teknis menempatkan mereka di bawah ketinggian legal untuk seekor kuda, tetapi mereka tidak dianggap kuda poni karena penampilan fisik dan sejarahnya. Sebagai aturan umum, kuda Kaspia sangat anggun dan kuat, dengan temperamen penuh semangat yang membuat orang menyebutnya sebagai jenis “panas”. Kuda Kaspia juga cerdas, sangat waspada, dan sangat ramah, membuat kuda yang terlatih cocok untuk pengendara yang lebih muda.

Namun, jenis kuda yang pernah terancam punah ini belum selesai ketika Firouz menemukannya kembali. Trah ini hampir punah selama revolusi di Iran, dan hanya diselamatkan oleh keputusan yang tepat untuk mengekspor beberapa kuda betina dan kuda jantan ke Eropa tepat sebelum revolusi pecah. Setelah perang, Firouz mendirikan pejantan baru untuk memastikan bahwa breed tersebut akan dilestarikan, dan sekarang sudah mapan di luar Iran di berbagai lokasi.

Topik Serupa