Apa itu Kura-kura Telinga Merah?

Katak

Penyu bertelinga merah, juga dikenal sebagai kura-kura bertelinga merah, adalah kura-kura semi-akuatik yang berasal dari Amerika Selatan di mana mereka tersebar luas. Penyu ini juga telah mencapai wilayah lain di dunia, berkat popularitas mereka sebagai hewan peliharaan. Beberapa toko hewan peliharaan menawarkan penyu bertelinga merah, dan mereka juga tersedia langsung melalui peternak. Bagi orang yang menganggap kura-kura sebagai hewan peliharaan, penting untuk diingat bahwa kura-kura adalah pekerjaan yang banyak.

Kura-kura ini dapat tumbuh hingga 10 inci (25 sentimeter) panjangnya, dengan tanda merah khas di sisi kepala mereka di mana orang mungkin mengharapkan telinga untuk berada. Mereka menghabiskan sebagian besar hidup mereka di air, muncul ke permukaan untuk berjemur di bawah sinar matahari dan bertelur, dan banyak penyu bertelinga merah relatif menyendiri. Mereka bisa menjadi sangat agresif dalam mempertahankan habitatnya, dan mereka terkenal sangat cepat, terutama ketika mereka melihat mangsa potensial. Kata “slider” dalam nama alternatif mereka mengacu pada cara penyu ini dapat meluncur dengan mudah dari bebatuan untuk memasuki air.

Penyu bertelinga merah makan makanan omnivora yang terdiri dari hampir semua hal yang bisa mereka panen atau tangkap. Ikan kecil, serangga, dan siput semuanya merupakan mangsa potensial, sementara berbagai tanaman air dan semiakuatik juga populer dengan penggeser bertelinga merah. Populasi penyu bertelinga merah sangat stabil di alam liar, dan mereka adalah pemandangan yang familiar di banyak saluran air Selatan.

Orang yang memelihara kura-kura telinga merah sebagai hewan peliharaan harus bersedia membayar untuk akuarium besar yang menyediakan cukup ruang bagi kura-kura untuk berenang dan bermain, serta menyediakan ruang berjemur di luar air. Penyu bertelinga merah membutuhkan air hangat untuk berenang, dan lingkungan yang hangat dengan banyak sinar ultraviolet (UV), yang biasanya membutuhkan lampu khusus. Penting juga agar air mereka tetap bersih dengan menggunakan sistem penyaringan yang baik. Penyu ini juga membutuhkan makanan yang bervariasi dengan banyak kalsium untuk memperkaya cangkangnya.

Selain membutuhkan peralatan khusus, penyu bertelinga merah juga membutuhkan penanganan khusus. Mereka, seperti banyak spesies kura – kura, membawa bakteri salmonella. Kura-kura tampaknya tidak terlalu tertekan oleh keberadaan bakteri, tetapi dapat menimbulkan risiko infeksi bagi penangan manusia. Penting untuk mencuci secara menyeluruh setelah memegang penggeser bertelinga merah dan membersihkan penutupnya. Karena masalah salmonella dan tingkat perawatan yang dibutuhkan, kura-kura bertelinga merah tidak menjadi hewan peliharaan yang bagus untuk anak kecil.

Related Posts