Apa itu Polusi Industri?

Pabrik seringkali menghasilkan polusi sebagai produk sampingan dari proses manufaktur.

Pencemaran industri adalah pencemaran yang berhubungan langsung dengan industri, berbeda dengan sumber pencemaran lainnya. Bentuk polusi ini adalah salah satu penyebab utama polusi di seluruh dunia; di Amerika Serikat, misalnya, Badan Perlindungan Lingkungan memperkirakan bahwa hingga 50% dari polusi negara disebabkan oleh industri. Karena ukuran dan cakupannya, polusi industri merupakan masalah serius bagi seluruh planet ini, terutama di negara-negara yang mengalami industrialisasi dengan cepat, seperti Cina.

Knalpot dari tungku atau proses kimia sering dilepaskan sebagai polusi udara.

Bentuk polusi ini berasal dari zaman kuno, tetapi polusi industri yang meluas meningkat pesat pada tahun 1800-an, dengan dimulainya Revolusi Industri. Revolusi Industri mekanisasi alat-alat produksi, memungkinkan volume produksi yang jauh lebih besar, dan menghasilkan peningkatan polusi yang sesuai. Masalahnya diperparah dengan penggunaan bahan bakar seperti batu bara, yang terkenal tidak bersih, dan pemahaman yang buruk tentang penyebab dan akibat polusi.

Air yang tercemar minyak.

Ada beberapa bentuk polusi industri. Salah satu yang paling umum adalah pencemaran air, yang disebabkan oleh pembuangan limbah industri ke saluran air, atau penahanan limbah yang tidak tepat, yang menyebabkan kebocoran ke air tanah dan saluran air. Pencemaran industri juga dapat berdampak pada kualitas udara, dan dapat masuk ke dalam tanah, menyebabkan masalah lingkungan yang meluas.

Revolusi Industri membawa serta peningkatan pesat dalam polusi industri.

Karena sifat lingkungan global, polusi industri tidak pernah terbatas pada negara-negara industri. Sampel inti es dari Antartika dan Kutub Utara keduanya menunjukkan tingkat polutan industri yang tinggi, menggambarkan jarak yang sangat jauh yang dapat ditempuh oleh polutan, dan jejak polutan industri telah diidentifikasi pada populasi manusia, hewan, dan tumbuhan yang terisolasi juga.

Polusi industri dapat berkontribusi pada kualitas udara yang buruk.

Polusi industri merusak lingkungan dalam berbagai cara, dan berdampak negatif pada kehidupan dan kesehatan manusia. Polutan dapat membunuh hewan dan tumbuhan, ketidakseimbangan ekosistem, menurunkan kualitas udara secara radikal, merusak bangunan, dan umumnya menurunkan kualitas hidup. Pekerja pabrik di daerah dengan polusi industri yang tidak terkendali sangat rentan.

Kesadaran yang berkembang akan polusi pabrik dan konsekuensinya telah menyebabkan pembatasan yang lebih ketat terhadap polusi di seluruh dunia, dengan negara-negara mengakui bahwa mereka memiliki kewajiban untuk melindungi diri mereka sendiri dan tetangga mereka dari polusi. Namun, polusi industri juga menyoroti masalah yang berkembang: keinginan negara-negara berkembang untuk mencapai standar hidup dan produksi dunia pertama. Ketika negara-negara ini melakukan industrialisasi, mereka menambah beban global polusi industri, memicu diskusi dan argumen serius tentang tanggung jawab lingkungan dan keinginan untuk mencapai kesepakatan global tentang masalah polusi.

Related Posts