Apa Mangsa Ular Paling Umum?

Tikus adalah mangsa umum bagi banyak jenis ular.

Ada sekitar 2.700 spesies ular yang berbeda, dan mangsa ular bervariasi dari satu spesies ke spesies lainnya. Beberapa ular, seperti ular buta Brahmana, cukup kecil, hanya berukuran beberapa inci (4-5 cm), sementara yang lain, seperti anaconda, dapat tumbuh hingga hampir 40 kaki (12,2 m) panjangnya. Akibatnya, mangsa ular dapat berkisar dari rayap kecil dan larva serangga hingga mamalia besar, seperti sapi, jaguar, domba, dan anjing. Mangsa ular yang paling umum termasuk tikus, katak, dan makhluk kecil atau menengah lainnya.

Anaconda dan ular sanca diketahui memangsa buaya.

Hampir semua mangsa ular dimakan utuh. Selain itu, mangsanya bisa hampir tiga kali ukuran kepala ular. Ini karena rahang bawah bisa copot dari rahang atas. Hasilnya adalah gigitan lebar dan kemampuan untuk memakan hewan secara keseluruhan. Umumnya, gigi tidak digunakan untuk mengunyah mangsa ular, tetapi untuk memegangnya.

Beberapa spesies ular, seperti Groen Boomslang, memiliki taring opisthoglyphous, atau menghadap ke belakang, ke arah belakang rahangnya. Meskipun air liur ular jenis ini biasanya beracun, gigi yang menghadap ke belakang juga berperan untuk menangkap mangsa ular. Secara khusus, beberapa mangsa ular, seperti katak, kodok, dan ular lainnya, cenderung mengembang paru-paru dan tubuhnya untuk mempertahankan diri dari pemangsa. Taring yang menghadap ke belakang berfungsi untuk menusuk kantung udara yang mengembang dan membuat mangsa ular lebih mudah ditelan.

Python adalah pembatas.

Ada beberapa jenis ular yang berbisa, seperti pit viper dan ular derik. Racun disuntikkan ke makhluk itu pada gigitan pertama dan akan mempengaruhi sistem saraf atau sistem pembuluh darah. Beberapa ular mungkin hanya menyebabkan rasa sakit dan bengkak, sementara yang lain menyuntikkan racun mematikan.

Anaconda dan ular sanca adalah pembatas. Mereka memeras mangsanya sampai hewan itu mati. Menariknya, jika salah satu ular ini menangkap mangsa yang cukup besar, mereka bisa hidup selama hampir satu tahun tanpa menangkap mangsa lagi. Mereka telah dikenal untuk menangkap sapi, buaya, walabi, jaguar, dan hewan besar lainnya.

Kebanyakan ular senang memakan tikus.

Beberapa orang senang memiliki ular peliharaan. Mereka mungkin bertanya-tanya apakah mereka harus menggunakan mangsa ular yang sudah dibunuh sebelumnya atau memberi ular mereka mangsa hidup. Kebanyakan ahli ular menyarankan agar ular peliharaan memakan tikus, katak, atau tikus yang sudah mati. Mereka takut tikus atau tikus hidup dapat melukai ular jika dia tidak siap untuk berburu. Selain itu, biaya memelihara mangsa hidup mungkin lebih mahal daripada yang ingin dikeluarkan oleh sebagian orang.

Related Posts