Apa Sifat Unik Air?

Air adalah salah satu zat terpenting di Bumi untuk semua makhluk hidup, jadi tidak mengherankan jika molekul yang menakjubkan ini memiliki beberapa sifat khusus. Temukan sifat kimia dan fisik air yang membuatnya begitu unik.

sifat air es batu sifat air es batu

Sifat Kimia Dasar Air

Menjelajahi sifat-sifat unik air dimulai dengan memahami sifat-sifat kimia paling dasar.

Polaritas

Air terdiri dari molekul polar, jadi polaritas adalah salah satu sifat uniknya. Setiap molekul air memiliki dua atom hidrogen dan satu atom oksigen (H2O). Molekul-molekul ini membentuk ikatan kovalen polar. Atom hidrogen bermuatan positif dan molekul oksigen bermuatan negatif. Sifat ini menyebabkan molekul air tertarik satu sama lain.

sifat molekul air

Kohesi

Polaritas air mengarah pada kohesinya. Kohesi mengacu pada kekuatan yang menyebabkan atau memungkinkan molekul sejenis untuk tetap bersama. Fakta bahwa molekul air secara alami ingin menempel satu sama lain berarti air memiliki kohesi. Inilah sebabnya mengapa tetesan air dapat terbentuk. Kohesi juga menjelaskan mengapa sebuah wadah dapat diisi air sampai sedikit di atas titik luapan sebelum benar-benar tumpah.

Tegangan permukaan

Air memiliki tegangan permukaan tertinggi kedua dari semua zat cair (merkuri lebih tinggi). Karena molekul air ingin saling menempel, yang ada di permukaan membentuk ikatan yang lebih kuat daripada yang ada di bawah permukaan. Hal ini menyebabkan tegangan permukaan, yang menjadi penghalang antara air dan udara di atasnya (atmosfer). Tegangan permukaan menjelaskan mengapa benda-benda kecil akan mengapung di atas air daripada tenggelam di bawah permukaan.

Viskositas

Semakin besar viskositas suatu fluida, semakin ia menahan aliran. Sebaliknya, cairan yang kurang kental, semakin bebas mengalir. Madu adalah contoh cairan yang sangat kental. Air, tentu saja, tidak sekental madu, tetapi memiliki kekentalan. Tingkat kekentalan air dipengaruhi oleh suhu. Ada hubungan terbalik, yang berarti bahwa semakin tinggi suhu air, viskositasnya berkurang.

Titik Didih dan Titik Pembekuan

Air memiliki titik didih yang tinggi dan titik beku yang rendah, artinya air tidak mendidih atau membeku dengan cepat. Fakta bahwa air tidak merespon dengan cepat terhadap fluktuasi suhu adalah mengapa ia dapat mempertahankan kehidupan akuatik. Titik didih air adalah 212 derajat Fahrenheit, yang berubah menjadi 100 derajat Celcius. Titik beku air adalah 32 derajat Fahrenheit, yaitu nol derajat Celcius.

Keadaan cair

Air berada dalam keadaan cair bila tidak dibekukan menjadi padat atau direbus menjadi gas. Ini sebenarnya adalah sifat yang tidak biasa untuk zat yang tidak memiliki karbon (air terdiri dari hidrogen dan oksigen). Sebagian besar zat yang tidak mengandung karbon tidak cair pada suhu kamar. Air adalah yang paling tidak padat ketika dalam keadaan cair.

keadaan padat

Es adalah keadaan padat dari air. Saat air mendingin, ia menjadi lebih padat hingga mendekati titik bekunya. Saat air mendingin dan bergerak menuju titik beku, air mulai menjadi cair. Setelah air melewati titik beku, itu menjadi es. Tepat sebelum titik di mana es terbentuk, kerapatan air mulai berkurang daripada terus meningkat. Inilah sebabnya mengapa es batu mengapung dalam segelas air.

Keadaan Gas

Uap adalah keadaan air yang berwujud gas. Ketika air dipanaskan sampai titik didihnya, ia menjadi uap. Ketika air mulai mendidih, ikatan hidrogennya mulai putus. Saat mencapai titik uap, ikatan hidrogen tidak dapat terbentuk. Ini menjelaskan mengapa luka bakar uap sebenarnya lebih buruk daripada luka bakar air mendidih. Ketika uap bersentuhan dengan kulit seseorang, orang tersebut merasakan energi yang diambil oleh uap tersebut sebagai akibat dari putusnya ikatan hidrogen serta panas dari air yang mendidih.

Sifat Fisika Dasar Air

Sifat fisis air adalah ciri-cirinya yang dapat dirasakan oleh panca indera. Hal-hal yang dapat Anda lihat, sentuh, rasakan atau cium tentang air mewakili sifat fisiknya. Sifat fisik air yang paling dasar meliputi suhu, rasa, bau dan warna.

Suhu

Suhu air adalah sifat fisik. Suhu air mempengaruhi banyak karakteristik, seperti tingkat tegangan permukaan, seberapa mudah larutnya dan berapa beratnya. Dengan meningkatnya suhu, tingkat di mana reaksi biologis atau kimia terjadi juga meningkat.

Mencicipi

Rasa air bervariasi berdasarkan senyawa apa yang ada di dalamnya. Misalnya, air asin terasa asin karena adanya natrium klorida. Hal ini berlaku untuk air asin alami, seperti yang ditemukan di lautan, teluk dan badan air lainnya, serta air asin buatan manusia. Jika gula (sukrosa) ditambahkan ke dalam air, rasanya manis.

Bau

Indera perasa dan penciuman memiliki hubungan yang erat. Jenis senyawa yang sama yang dapat mengubah rasa air juga dapat memengaruhi baunya. Misalnya, air yang tinggi sulfur (gas hidrogen sulfida) juga digambarkan berbau seperti telur busuk dan memiliki rasa asam.

Warna

Warna air dapat bervariasi berdasarkan berbagai faktor. Misalnya, air laut tampak biru tetapi air bersih dari kerannya jernih. Air di laut menyerap warna merah dari spektrum cahaya, meninggalkan warna biru yang biasanya diasosiasikan dengan air laut. Ketika air laut memiliki warna yang berbeda, itu dapat dikaitkan dengan zat lain di dalam partikel, seperti ganggang atau berbagai partikel.

Perluas Pengetahuan Air Anda

Sekarang setelah Anda mengetahui beberapa sifat unik air, cobalah beberapa pembelajaran langsung untuk mengembangkan pemahaman yang lebih dalam. Eksperimen ilmu air ini adalah tempat yang bagus untuk memulai. Dari sana, Anda mungkin ingin mulai mempelajari contoh samudra dan lautan. Ada banyak hal yang harus dipelajari tentang air.

Related Posts