Apakah Hewan Bosan?

Hewan peliharaan rumah tangga seperti kucing dan anjing terkadang memang bosan.

Akan sangat sulit untuk menentukan apakah semua hewan bosan atau tidak, tetapi tampaknya hewan yang berfungsi lebih tinggi memang dapat mengalami kebosanan. Hewan peliharaan seperti anjing dan kucing, misalnya, sering tidur siang dalam waktu lama yang tampaknya dipicu oleh kurangnya rangsangan mental. Kucing sangat rentan terhadap serangan kebosanan, karena mereka mendambakan interaksi yang signifikan dengan pemiliknya sepanjang hari.

Hewan sering tidur siang lama karena bosan.

Salah satu alasan untuk menentukan apakah hewan bosan atau tidak adalah sulit adalah kecenderungan pengamat manusia untuk menetapkan emosi dan ekspresi manusia ke subjek uji non-manusia mereka. Beberapa hewan mungkin menunjukkan tatapan mata berkaca-kaca atau ketidaktertarikan yang jelas pada lingkungan luar mereka, tetapi ini tidak selalu berarti konsep manusia tentang kebosanan. Beberapa hewan menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk menunggu sumber makanan yang menjanjikan tiba. Sementara hewan-hewan ini mungkin tampak lesu atau tidak tertarik, mungkin lebih akurat untuk menggambarkan keadaan pikiran mereka sebagai tidak aktif atau setengah sadar.

Hewan yang bosan dapat hidup dalam keadaan emosional yang terputus sampai sesuatu yang baru datang untuk memecahkan kemonotonan.

Hewan lain, terutama yang memiliki otak yang berfungsi lebih tinggi, memang bisa menjadi bosan karena kurangnya stimulasi mental yang berkepanjangan. Ketika hewan yang berfungsi lebih tinggi bosan, mereka mungkin menciptakan permainan yang merangsang atau mengunjungi bagian habitat mereka yang belum dijelajahi. Perilaku ini sangat mirip dengan proyek-proyek yang sia-sia tetapi merangsang pikiran yang sering dilakukan manusia ketika dihadapkan pada jam-jam tidak aktif.

Hewan peliharaan rumah tangga sering tidur siang ketika dihadapkan dengan kurangnya stimulasi mental.

Beberapa orang mungkin berpendapat bahwa rentang perhatian hewan bisa sangat pendek secara umum, yang berarti apa yang dianggap manusia sebagai tanda-tanda kebosanan mungkin hanyalah kurangnya stimulasi mental sementara. Sementara beberapa hewan mungkin menunjukkan tanda-tanda kebosanan, mereka mungkin tidak benar-benar memiliki kapasitas untuk membentuk emosi yang kompleks. Ada kemungkinan bahwa banyak hewan hidup lebih dalam keadaan pikiran “bersemangat/tidak bersemangat”, yang masih memungkinkan rasa bosan, tetapi tidak sama dengan rasa frustrasi manusia yang terkait dengan kebosanan sejati. Ketika banyak hewan bosan, mereka hanya hidup dalam keadaan emosional yang terputus sampai sesuatu yang baru datang untuk memecahkan kebosanan. Hewan yang hidup di kebun binatang, misalnya, bisa duduk diam selama berjam-jam hingga pengunjung datang.

Related Posts