Contoh Hewan pemulung

Hewan pemulung adalah mereka yang memakan mangsa dalam keadaan membusuk tetapi tidak diburu olehnya, melainkan oleh hewan lain. Mereka dianggap “oportunis” karena memanfaatkan mayat yang ditinggalkan predator lain.

Hewan pemulung memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan habitat karena mereka bertindak cepat ketika melihat tubuh yang membusuk untuk dimakan. Dengan cara ini, mereka mencegah penyebaran penyakit dan bakteri, tipikal proses pembusukan mayat.

Karakteristik Hewan pemulung

Hewan pemulung bercirikan berjalan dalam kelompok-kelompok kecil menunggu untuk menemukan jenazah dan pada saat itu mereka bahkan dapat berkelahi di antara mereka sendiri untuk memperdebatkan jenazah. Hanya pada kesempatan yang langka, ketika terjadi kekurangan makanan untuk bangkai, mereka biasanya berburu secara berkelompok.

Karena makanan mereka yang fleksibel (yang memungkinkan mereka memakan berbagai hewan yang membusuk), mereka lebih baik beradaptasi dengan lingkungan baru atau dengan kelangkaan sumber makanan. Meskipun pemakan bangkai adalah karnivora, beberapa juga termasuk omnivora (yaitu, mereka mengonsumsi daging dan tumbuhan dalam keadaan membusuk).

Oleh karena itu, hewan pemulung dianggap sebagai kolaborator dalam menjaga keseimbangan lingkungan: memfasilitasi proses penguraian materi (baik hewani maupun nabati) serta menghindari kontaminasi akibat proses pembusukan.

Jenis Hewan pemulung

Jenis-jenis Hewan pemulung adalah:

  • Para pemulung darat. Mereka memakan bagian mangsa yang ditinggalkan oleh predator, dan pada hewan yang sakit atau terluka. Beberapa contoh pemakan bangkai darat adalah: coyote, rakun Amerika Selatan, Tasmanian devil, dan hyena.
  • Para pemulung air. Mereka memakan ikan mati atau organisme lain dalam keadaan membusuk yang ditemukan di air. Beberapa contoh pemulung akuatik adalah: penyu air tawar, kepiting, ikan remora, dan belut.
  • Para pemulung udara. Mereka memakan hewan mati atau sisa-sisa mereka, yang mereka temukan di darat atau di tepi air. Beberapa contoh pemakan bangkai udara adalah: gagak Amerika, lalat, burung bangkai, burung condor Andes, dan bangau marabou.
  • Para pemulung biasa. Mereka memakan hewan buruan dan juga organisme pembusuk. Beberapa contoh pemulung biasa adalah: buaya, kecoa, semut, dan murai.

Contoh pemulung

Di antara hewan pemulung utama, berikut ini yang menonjol:

  • Burung bangkai. Ini adalah burung yang menempatkan makanannya bahkan pada jarak yang sangat jauh berkat penglihatannya yang sangat baik.
  • Gagak. Ini adalah burung yang sering mengunjungi daerah perkotaan dan tempat pembuangan sampah untuk mendapatkan makanannya.
  • Dubuk. Ini adalah mamalia yang hidup di Afrika Selatan, di daerah padang rumput, sub-gurun dan hutan.
    Anjing hutan. Ini adalah mamalia yang hidup terutama di Amerika Utara dan Amerika Tengah. Untuk berburu atau memakan bangkai, biasanya ia pergi sendiri atau berpasangan secara monogami.
  • Remora. Ini adalah ikan yang hidup di dekat pantai atau daerah terumbu karang. Untuk makan sendiri, ia menempel pada hewan lain yang telah berburu mangsa dan memanfaatkan sisa-sisa yang dilepaskan.
  • Kumbang air. Ini adalah jenis serangga yang hidup di perairan sungai dan memakan ikan, larva, dan serangga kecil lainnya yang jatuh ke dalam air.



Contoh Hewan pemulung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas