Contoh Mutualisme: Hubungan Yang Bekerja Sama

Istilah mutualisme mengacu pada hubungan dalam biologi atau sosiologi yang saling menguntungkan bagi dua makhluk hidup. Hubungan ini dapat terjadi di dalam spesies, antara makhluk hidup dari dua spesies yang berbeda, antara individu dalam suatu masyarakat, dan antara dua masyarakat. Setiap peserta dalam hubungan mutualistik disebut simbion.

Contoh Umum Mutualisme

  • Oxpecker dan zebra atau badak – Dalam hubungan ini, oxpecker (burung) hidup di zebra atau badak, menopang dirinya sendiri dengan memakan semua serangga dan parasit pada hewan.

Manfaat burung dengan memiliki sumber makanan yang tersedia.

Zebra atau badak mendapat manfaat dari menghilangkan serangga. Juga, ketika ada bahaya bagi zebra atau badak, burung pelatuk terbang tinggi dan membuat banyak suara untuk memperingatkan hewan-hewan terdekat tentang bahaya yang akan datang (yaitu pemangsa).

  • Bakteri Pencernaan dan Manusia – Manusia memiliki apa yang sering disebut bakteri “baik” dalam sistem pencernaannya. Bakteri “baik” ini ada untuk membantu manusia mencerna makanan.

Beberapa makanan tidak dapat dicerna seluruhnya; jadi, ketika makanan ini dikonsumsi, bakteri dalam sistem pencernaan memakan makanan tersebut.

Bakteri tetap hidup.

Manusia mendapat bantuan dalam proses pencernaan.

  • Protozoa dan rayap – Sama seperti bakteri pencernaan dalam sistem pencernaan manusia, protozoa membantu rayap untuk mencerna makanan yang mereka makan.

Protozoa diuntungkan dengan mendapatkan makanan untuk dirinya sendiri.

Rayap diuntungkan karena bisa hidup.

  • Anemon laut dan ikan badut – Ikan badut sering ditemukan hidup di antara tentakel anemon laut. Sementara tentakel tersebut mampu menyengat hampir semua ikan lain, clownfish, berkat lendir di kulitnya, terlindung dari sengatan.

Ikan badut memiliki tempat yang aman untuk hidup.

Anemon laut diselamatkan oleh ikan badut agar tidak dimakan oleh pemangsanya, ikan kupu-kupu.

  • Kepiting laba-laba dan ganggang – Dengan laut sebagai habitatnya, kepiting laba-laba sering menghabiskan waktu mereka di beberapa daerah paling dangkal di laut sehingga mereka sangat terlihat oleh pemangsa. Namun, hidup di punggung mereka adalah ganggang yang bertindak sebagai kamuflase.

Alga memiliki tempat tinggal.

Kepiting laba-laba tetap berkamuflase dan aman dari pemangsa.

  • Bunga dan lebah – Lebah dan bunga juga memiliki hubungan mutualistik. Lebah mendapatkan nektar yang mereka butuhkan untuk membuat madu dengan melakukan perjalanan di antara bunga. Lebah membawa serbuk sari dari satu tanaman ke tanaman lain, menghasilkan penyerbukan.

Lebah diuntungkan dengan mendapatkan makanan.

Tanaman mendapat manfaat dari penyerbukan.

  • Manusia dan tumbuhan – Ini adalah fakta yang diketahui bahwa tumbuhan dan manusia tidak dapat hidup tanpa satu sama lain. Hubungan mutualistik ini didasarkan pada kenyataan bahwa:

Manusia memanfaatkan oksigen yang dikeluarkan tanaman dan menghembuskan karbon dioksida.

Tumbuhan menggunakan karbon dioksida untuk menciptakan oksigen yang dibutuhkan manusia.

  • Semut dan jamur – Semut aktif membuat jamur, terkadang menggunakan daun dan kotorannya sendiri. Setelah jamur tumbuh, semut memakannya untuk mempertahankan hidup.

Jamur diberi kehidupan oleh semut.

Manfaat semut adalah jamur adalah makanannya.

Sekarang Anda telah melihat banyak contoh bagaimana mutualisme bekerja dalam kehidupan nyata.

Related Posts