Contoh Ekonomi positif

Ekonomi positif adalah ekonomi yang didasarkan pada menentukan, mendemonstrasikan, dan menjawab pertanyaan-pertanyaan ekonomi dari nalar, yaitu, dari sudut pandang obyektif yang dengannya sesuatu terjadi.

Dalam ekonomi positif, nasehat tidak diberikan untuk memperbaiki masalah ekonomi, melainkan dijelaskan masalah-masalah yang mempengaruhi perekonomian, tanpa menyebutkan apakah hasilnya akan positif atau negatif, melalui data yang konkrit dan akurat.

Contoh ekonomi positif

Selanjutnya, kami mengusulkan kesimpulan berbeda di mana ekonomi positif diterapkan:

  • Pertumbuhan PDB selama 2017 adalah 5,5%.
  • Inflasi turun 3% di bulan Maret.
  • Pada semester terakhir dibuka 300 UKM baru.
  • Tekanan pajak meningkat pada tahun lalu.

Apa itu ekonomi normatif?

Tidak seperti ekonomi positif, ekonomi normatif bertanggung jawab untuk memberikan pendapat pribadi, secara subyektif, tentang apa yang seharusnya ada dalam kerangka ekonomi.

Jenis ekonomi ini sama sekali tidak objektif, melainkan dibuat dari penilaian nilai. Ini berusaha untuk menjawab pertanyaan “Apa yang seharusnya?” atau “Apa yang harus dilakukan?”

Contoh ilmu ekonomi normatif

Selanjutnya, kami mengusulkan kesimpulan berbeda di mana ekonomi normatif diterapkan:

  • Pertumbuhan PDB selama tahun 2017 sangat rendah.
  • Karena sedikitnya jumlah pekerjaan di daerah pedesaan, terjadi peningkatan jumlah penduduk di daerah perkotaan.
  • Pensiun harus ditingkatkan 10%.
  • Kenaikan pajak baru merugikan gaya hidup masyarakat berpenghasilan rendah.
  • Beberapa perbaikan telah dilakukan pada pekerjaan jalan raya umum pada tahun lalu.
  • Pengembangan penanaman buah dan sayur akan memberikan kontribusi bagi perekonomian produsen dan konsumen.

Perbedaan antara ekonomi positif dan normatif

Mari kita lihat perbedaan utama antara ekonomi positif dan ekonomi normatif:

  • Ekonomi positif bersifat spesifik dan menunjukkan apa yang terjadi dalam perekonomian. Ilmu ekonomi normatif memberikan pendapat pribadi tentang apa yang seharusnya.
  • Ekonomi positif berfokus pada menentukan segala sesuatu yang dapat memengaruhi ekonomi dari visi obyektif dan sudut pandang yang dapat diverifikasi. Ilmu ekonomi normatif agak subjektif dan dikeluarkan dari penilaian nilai.
  • Perekonomian positif memprediksi konsekuensinya. Ekonomi normatif tidak memprediksi, tetapi didasarkan pada bagaimana ekonomi seharusnya bekerja.



Contoh Ekonomi positif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas