Contoh fabel, struktur dan pengertian

Fabel adalah teks sastra pendek dengan konten pendidikan atau keteladanan, dan yang khusus ditujukan untuk anak-anak yang sedang tumbuh.

Fabel memiliki peran penting dalam karya sastra anak karena biasanya disebarluaskan secara lisan, yang memungkinkan anak yang masih belum bisa membaca untuk belajar melalui cerita.

Tokoh-tokoh dalam fabel biasanya adalah binatang yang berperilaku seperti manusia karena dianggap lebih pedagogis untuk mempersonalisasikan kebajikan dan kekurangan manusia pada hewan.

Ini dapat membantu Anda: Ucapan

Asal dan evolusi

Asal muasal fabel terletak di budaya oriental tertentu, yang berusaha disebarkan kepada anak-anak tentang nilai-nilai luhur dan kebajikan yang akan membantu mereka menjadi penguasa.

Budak Yunani-Romawi menggunakannya untuk menyampaikan moralitas kafir dan menekankan bahwa nilai-nilai alami dari segala sesuatu tidak dapat diubah. Kemudian agama Kristen memodifikasi semangat fabel, termasuk kemungkinan perubahan dalam perilaku manusia.

Struktur Fabel

Fabel juga merupakan ekspresi minimum dari beberapa masalah yang berkaitan dengan sastra, panjangnya yang pendek berarti cerita harus segera memadatkan elemen utamanya:

  • Pengantar. Karakter diperkenalkan.
  • Simpul. Apa yang terjadi padanya sangatlah rinci.
  • Hasil. Konflik terselesaikan.
  • Moral. Pelajaran atau pengajaran yang berkaitan dengan nilai yang ingin ditransmisikan ditransmisikan (bisa eksplisit dalam kalimat terakhir atau tetap tak terucapkan)

Contoh fabel

  • Serigala berbulu domba. Untuk memakan domba dari kawanannya, seekor serigala memutuskan untuk masuk ke dalam kulit domba dan menyesatkan penggembala. Pada malam hari, petani membawanya ke kawanan dan menutup pintu agar tidak ada serigala yang bisa masuk. Akan tetapi, pada malam hari sang gembala memasuki kawanannya untuk mengambil seekor domba untuk makan malam keesokan harinya, mengambil serigala tersebut dengan percaya bahwa itu adalah seekor domba dan langsung menyembelihnya. Pesan Moral: Siapapun yang melakukan penipuan menerima kerusakan.
  • Anjing dan bayangannya. Suatu ketika ada seekor anjing yang sedang menyeberangi danau. Saat melakukan itu, ia membawa mangsa yang cukup besar di mulutnya. Saat dia menyeberanginya, dia melihat dirinya dalam pantulan air. Percaya bahwa itu adalah anjing lain dan melihat potongan besar daging yang dibawanya, ia meluncurkan dirinya untuk merebutnya tetapi ingin menyingkirkan mangsanya dari pantulannya, ia kehilangan mangsa yang ada di mulutnya. Pesan Moral: Ambisi untuk memiliki semuanya dapat menyebabkan kehilangan apa yang Anda capai.
  • Hasan dan serigala. Hasan biasa menghibur dirinya sendiri dengan mengolok-olok tetangganya, karena dia berteriak pada serigala dan ketika semua orang datang untuk membantunya, dia tertawa memberi tahu mereka bahwa itu bohong. Hingga suatu saat, seekor serigala datang dan ingin menyerangnya. Ketika Hasan mulai meminta bantuan, tidak ada yang mempercayainya. Pesan Moral: Buatlah diri Anda terkenal dengan kejujuran.



Contoh fabel, struktur dan pengertian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas