10 Contoh Hewan akuatik

Hewan akuatik adalah hewan yang hidup atau menghabiskan sebagian besar hidupnya di perairan, baik di habitat laut (laut), danau (danau), maupun fluvial (sungai).

Hewan akuatik dapat berupa vertebrata atau invertebrata, dan pada gilirannya, mereka ditemukan dalam beberapa kategori kerajaan hewan

Contoh Hewan akuatik vertebrata

Yang termasuk dalam kategori ini adalah ikan, reptile dan beberapa jenis burung dan mamalia.

Ikan.

Ikan diklasifikasikan menjadi tiga jenis, tergantung morfologinya:

  • Ikan bertulang sejati: mereka memiliki kerangka kalsifikasi dan insang dilindungi oleh operkulum, jenis tulang yang sangat resisten. Ikan tuna, kerapu dan cod adalah beberapa jenis ikan yang termasuk dalam kelompok ini.
  • Kondrik: kerangkanya terdiri dari tulang rawan dan insangnya terlihat di luar dan di luar. Chimera dan hiu termasuk dalam kelompok ini.
  • Agnata: mereka adalah ikan yang tidak memiliki rahang, seperti lamprey.

Reptil.

Hewan akuatik dari kelompok ini dicirikan oleh adanya sisik, respirasi paru dan sistem peredaran darah yang memungkinkan mereka baik di air maupun di darat. Iguana, penyu dan buaya adalah beberapa hewan yang mewakili kategori ini.

Burung-burung.

Di dalam kelompok burung terdapat beberapa hewan air seperti pelikan, bangau, penguin dan elang laut. Mereka dicirikan oleh adanya bulu yang membantu mereka mengatur suhu dan karena mereka memakan hewan air lainnya, seperti krustasea dan ikan.

Hewan air, Penguin Penguin (Spheniscidae) memiliki ciri khas sebagai perenang yang terampil.

Mamalia.

Ada beberapa jenis hewan air dalam kelompok mamalia.

  • Cetacea: meskipun mereka mamalia, morfologi mereka sangat mirip dengan ikan dan memiliki sirip. Begitulah kasus definisi, paus sperma dan paus, untuk beberapa nama.
  • Pinniped: struktur tubuhnya memanjang dan berpuncak pada sepasang sirip, seperti anjing laut, walrus, atau singa laut.
  • Sirene: mereka adalah mamalia akuatik herbivora dan, bersama dengan cetacea, secara khusus diadaptasi untuk kehidupan akuatik. Manatee termasuk dalam kelompok ini.

Contoh Hewan air invertebrata

Hewan avertebrata dicirikan dengan tidak adanya kerangka yang diartikulasikan dan kolom vertebral. Pada kelompok ini terdapat beberapa kategori dimana hewan air ditemukan.

Cnidaria.

Morfologinya bisa bebas atau berbentuk kantung. Ada lebih dari sepuluh ribu spesies dalam kelompok ini dan semuanya adalah makhluk air. Ubur-ubur dan anemon adalah beberapa hewan yang paling mewakili dalam kategori ini.

Echinodermata.

Mereka adalah kelompok hewan yang hidup secara eksklusif di air, khususnya di dasar laut. Mereka dicirikan oleh bentuk bintangnya dan memiliki kemampuan untuk meregenerasi jaringannya. Bintang laut adalah echinodermata paling representatif dalam kategori ini.

Berliang renik.

Mereka adalah invertebrata laut yang dapat hidup di laut atau di air tawar. Mereka berkembang dalam koloni yang berfungsi sebagai struktur tempat mereka menyaring air dan memperoleh makanan. Mereka kekurangan mulut dan pencernaan mereka intraseluler.

Cacing laut.

Morfologi mereka memanjang dan tidak memiliki anggota tubuh. Hampir 90% dasar laut terdiri dari jenis invertebrata laut ini.

Hewan air, cacing laut Cacing pipih (Platyhelminthes), sejenis cacing laut.

Rotifera.

Mereka adalah organisme invertebrata mikroskopis yang sebagian besar hidup di perairan tawar dan, pada tingkat yang lebih rendah, di perairan asin. Mereka juga bisa menempel pada jamur atau lumut untuk bertahan hidup. Ada lebih dari dua ribu spesies.

Krustasea.

Arthropoda (invertebrata dengan kerangka luar), seperti lobster, udang, dan kepiting, termasuk dalam kelompok ini. Eksoskeleton terdiri dari karbohidrat yang disebut kitin, dan mereka akan mengubahnya beberapa kali selama hidup mereka, setiap kali ukurannya bertambah.

Hewan akuatik Kepiting adalah salah satu krustasea yang paling terkenal.

Moluska.

Mereka adalah salah satu filum terbesar di kerajaan hewan, karena memiliki sekitar 100.000 spesies. Mereka dicirikan dengan memiliki tubuh yang sangat lembut yang dalam beberapa kasus ditutupi oleh cangkang, seperti siput. Invertebrata air lainnya dalam kelompok ini adalah kerang, tiram, gurita, dan cumi-cumi.

Ciri-ciri hewan akuatik

Untuk hidup di air, hewan air telah mengembangkan serangkaian karakteristik fisik dan biologis yang memungkinkan mereka memanfaatkan sumber daya yang ditawarkan habitat mereka.

Pernafasan.

Hewan air dapat bernapas dengan dua cara: mengambil oksigen dari air atau dengan naik ke permukaan. Untuk melakukan ini, mereka telah mengembangkan tiga jenis pernapasan: insang, kulit dan paru-paru.

  • Respirasi insang terjadi di insang, struktur yang dibentuk oleh jaringan lunak tempat oksigen yang ada dalam air diserap. Ini adalah jenis pernapasan ikan.
  • Respirasi kulit dilakukan melalui kulit, yang merupakan organ yang bertugas melakukan pertukaran gas dengan lingkungan akuatik. Bintang laut, misalnya, memiliki mekanisme pernapasan ini.
  • Respirasi paru, seperti namanya, berlangsung di paru-paru. Ini adalah jenis pernapasan hewan air yang perlu muncul ke permukaan untuk mengambil oksigen dari udara, seperti paus, atau meskipun mereka tidak hidup di air, mereka menghabiskan sebagian besar di dalamnya, seperti burung atau mamalia air.

Makanan.

Hewan air memiliki beberapa sumber makanan, tetapi fitoplankton sangat penting bagi hewan di habitat laut. Ini terdiri dari mikroorganisme autotrofik (mereka mensintesis bahan anorganik) dan ditemukan di dasar rantai makanan sebagian besar hewan air yang, pada gilirannya, akan menjadi makanan bagi hewan yang lebih besar.

Fitoplankton menyerap sebagian karbondioksida di atmosfer dan dengan demikian memenuhi dua fungsi penting: menghasilkan oksigen melalui proses fotosintesis dan menjadi sumber energi dalam rantai makanan akuatik.

Di sisi lain, daging hewan air lainnya, serta biji-bijian, buah-buahan dan sisa-sisa tumbuhan lainnya merupakan bagian dari makanan hewan air.

Suhu.

Menurut tipe habitatnya (laut, danau atau sungai), hewan air telah mengembangkan mekanisme berbeda untuk menjaga suhu tubuhnya.

  • Antibeku: hewan air yang sangat dingin (seperti ikan kutub) mensintesis protein yang berfungsi sebagai antibeku. Dalam beberapa kasus, mereka melakukannya sepanjang tahun dan di tempat lain hanya selama musim suhu rendah, seperti kasus sol musim dingin (Pleuronectes americanus).
  • Sisik: sisik adalah struktur luar yang memenuhi fungsi pelindung dan isolasi, yang memungkinkan hewan yang memilikinya untuk melawan suhu rendah, seperti ikan dan reptil.
  • Bulu atau rambut penyekat: Kepadatan dan distribusi bulu membantu burung mengatur suhu tubuhnya. Di sisi lain, lapisan bulu yang tebal membantu hewan laut seperti berang-berang mengatasi hawa dingin.



10 Contoh Hewan akuatik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas