20 Contoh Mikroorganisme

Mikroorganisme adalah sistem biologis yang hanya dapat divisualisasikan dengan mikroskop. Itu juga disebut mikroba. Mereka mampu berkembang biak dengan sendirinya, oleh karena itu kekhususannya pada bakteri atau virus untuk berkembang biak dan menyerang sistem kekebalan makhluk hidup tempat tinggalnya.

Adapun organisasi biologisnya adalah unsur (tidak seperti makhluk hidup lain seperti hewan atau tumbuhan).

Mikroorganisme dapat disebut organisme uniseluler atau multiseluler berbeda yang tidak terkait satu sama lain, artinya, mereka dapat memiliki berbagai bentuk dan ukuran.

Untuk membedakannya, dapat dikatakan bahwa terdapat mikroorganisme uniseluler prokariotik (tempat bakteri akan berada) dan eukariota, tempat protozoa, fungi, alga, dan bahkan organisme ultramikroskopis seperti virus ditemukan.

Mikroorganisme patogen dan tidak berbahaya

Beberapa mikroorganisme muncul sebagai akibat dari penguraian makanan. Namun, tidak semua mikroorganisme yang muncul dari penguraian makanan berbahaya. Ada yang, seperti yang memfermentasi berbagai jenis keju, sosis, yogurt, antara lain yang dianggap mikroorganisme tidak berbahaya atau menguntungkan.

Di sisi lain, terdapat mikroorganisme berbahaya yang disebut mikroba patogen. Ini dapat dibagi menjadi bakteri, virus, dan protozoa.

Habitat

Yang pertama dan yang terakhir dapat ditemukan di perairan permukaan atau bawah tanah, sedangkan yang ketiga (lebih dikenal sebagai parasit) hanya ditemukan di perairan dangkal.

Dampak mikroorganisme pada makhluk hidup

Mengenai kerusakan yang disebabkan oleh mikroorganisme patogen, dapat dikatakan bahwa mikroba dari golongan protozoa yaitu parasit menghasilkan kerusakan yang lebih besar pada makhluk hidup dibandingkan bakteri.

Contoh mikroorganisme

Berikut daftar nama-nama mikroorganisme:

  • Virus herpes simpleks – (virus)
  • Human immunodeficiency virus – AIDS (virus)
  • Rhinovirus – flu (virus)
  • H1N1 (virus)
  • Rotavirus – Menyebabkan diare (virus)
  • Mycobacterium tuberculosis (bakteri)
  • Escherichia coli – Menghasilkan diare (bakteri)
  • Proteus mirabilis (infeksi saluran kemih)
  • Streptococcus pneumoniae (menyebabkan pneumonia)
  • Haemophilus influenzae (menyebabkan meningitis)
  • Streptokokus beta hemolitik (tonsilitis)
  • Virus papiloma – kutil (virus)
  • Ragi (jamur)
  • Jamur (fungi)
  • Nanoarchaeum Equitans (prokariota)
  • Treponema Pallidum (bakteri)
  • Thiomargarita Namibiensis (bakteri)
  • Giardia lamblia (mikroorganisme protozoa)
  • Amuba (mikroorganisme protozoa)
  • Paramecium (mikroorganisme protozoa)
  • Saccharomyces Cerevisiae (jamur yang digunakan untuk membuat anggur, roti dan bir)



20 Contoh Mikroorganisme

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas