Contoh hewan ovovivipar kami sebutkan di bawah ini

Dalam pembiakan hewan, ada 3 jenis pengembangbiakan, yaitu pembiakan yang bersifat ovipar yaitu dengan hewan yang bertelur, bersifat vivipar, yaitu hewan yang melahirkan dan ovovipar yaitu hewan bertelur dan melahirkan juga. Pada kesempatan ini kita akan membahas tentang contoh-contoh hewan yang berkembang biak di ovovivipar. Berikut ini adalah contoh dan penjelasannya.

Ikan pari

Ikan pari adalah yang berikutnya dalam pengembangbiakan hewan dengan cara ovovivipar. Ketika melakukan pembuahan bersama dengan pasangannya pari ini akan semakin bertelur di tubuhnya. Tapi kalian perlu tahu bahwa telur itu tidak langsung dikeluarkan dan dibiarkan menetas di perut ikan pari betina hingga embrionya tumbuh dan berkembang.

Setelah mencapai menetas dari perut induk betina telur, anak-anak ikan pari di cabut dari perut ibu. Uniknya, pemupukan ikan hanya membutuhkan waktu singkat, yaitu 90 detik dalam melakukan pembuahan. Sedangkan untuk kehamilan, mereka membutuhkan waktu 9-12 bulan, di mana dalam satu kehamilan akan menghasilkan benih ikan pari 5-9.

Kuda Laut

Kuda laut adalah hewan laut yang sangat unik dan imut, selain sifatnya yang unik dan kocak, pembiakan kuda laut tidak sama dengan hewan lainnya. Hewan umumnya adalah betina yang mengandung, tetapi pada kuda laut jantan hamil dan melahirkan.

Mengapa kuda laut jantan hamil dan melahirkan? Ini karena kuda laut memiliki kantong di perut yang siap berisi untuk menjaga telurnya siap menetas. Sehingga fertilisasi akan terjadi jika betina telah matang dan siap untuk gonadnya ditransmisikan ke kantung jantan. Jumlah yang dihasilkan dalam semua bertelur sangat banyak yaitu dalam kisaran 50-200 butiran dengan melihat usia induk kudanya.

Ikan Guppy

Secara umum pisces propagasi kelas dengan cara meletakkan, maka ini tidak berlaku di guppy. Mereka memiliki kesamaan dengan ikan pari dan hiu dalam pemuliaan. Pada tahun-tahun berkembang biak sangat banyak dalam satu kehamilan, ikan guppy dapat menghasilkan 10-80 calon anak.

Hiu

Hiu adalah ikan yang dikenal sebagai predator laut yang ditakuti oleh semua yang ada di ekosistem laut. Ini karena hiu didukung dengan gigi tajam yang bisa membuat mangsanya mudah.

Untuk perkembangbiakkannya, hiu mengalami perkembangbiakan yang sama dengan ikan pari, hanya saja tidak ada informasi yang dapat dipercaya tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengandung anak-anaknya. Namun dalam konsepsi sekali, mereka dapat menghasilkan 5-20 hiu prospektif anak.

Ular Boa

Ovovivipar berikutnya berasal dari reptilia kelas hewan. Meskipun pada umumnya ular berkembang biak dengan cara bertelur, tetapi pada ular ini di pengembangbiakan dengan cara bertelur dan melahirkan.

Saat berusia 2-3 tahun, ular ini akan siap kawin dengan lawan jenis. Dan juga pada masa kawin ular ini sangat agresif ketika hewan gelisah ke yang lain. Ketika sedang melakukan pernikahan, indukan boa akan menyimpan telur di perutnya sampai telur menetas langsung di dalamnya.

Dalam masa bertelurnya, hewan-hewan ini bisa menghasilkan biji-bijian dalam 10-40 setelah terkandung, olar boa membutuhkan waktu 6 bulan. Setelah telur menetas, boa-boa berukuran kecil memiliki penampilan yang imut dengan panjang tubuh baru hingga 50-60 cm saja.

Ahaetulla

Ahaetulla adalah spesies yang sering terlihat bertengger di cabang-cabang pohon, disebut ahaetulla karena bentuk kepalanya menyerupai daun dan pucuk warna tubuh hijau plus jika dengan sekilas terlihat oleh mata tidak jauh berbeda dengan daun yang terlihat seperti itu. sama seperti warna tubuhnya.

Hewan ini adalah hewan yang beracun lemah, ini biasanya hanya mampu melumpuhkan mangsanya seperti tikus, kadal, katak, dan hewan kecil dari tubuhnya. Sedangkan pada manusia, jika digigit hanya mengakibatkan pembengkakan di sekitar area menjadi digigit dan tidak berakibat kematian.

Ular itu telah tersebar di beberapa India Barat seperti negar, Cina Tumur da beberapa Negara Asia Tenggara dan kemudian di Indonesia saja. Sedangkan untuk beternak ular ini berkembang biak dengan ovovivipar, hanya saja periode waktunya tidak diketahui pasti.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *