Penyitaan – Karakteristik, jenis, syarat

Penyitaan adalah tindakan yang dilakukan oleh aparat keamanan negara yang terdiri dari penyitaan dari orang yang melakukan tindak pidana narkotika alat, barang dan hasil yang diperoleh dari dilakukannya tindak pidana.

Penyitaan merupakan pidana tambahan, yaitu tindak pidana narkoba, selain dipidana penjara, juga dikenakan sita. Tujuan penyitaan adalah perampasan hasil yang diperoleh dengan melakukan tindak pidana narkoba.

Karakteristik

Ciri-ciri pokok penyitaan adalah:

  • Dalam penyitaan harus memperhatikan asas proporsionalitas. Perlu dipertimbangkan apakah nilai atau fungsi dari barang atau barang yang disita sebanding dengan kejahatan yang dilakukan.
  • Penyitaan membutuhkan motivasi khusus.
  • Harus ada hubungan langsung antara barang yang disita dengan kejahatan yang dilakukan.
  • Penyitaan ada batasnya. Suatu benda yang digunakan untuk melakukan suatu kejahatan yang telah diperoleh secara sah oleh pihak ketiga dengan itikad baik tidak akan disita dengan mengabaikan asal-usulnya.

Apa yang disita?

Aset yang berbeda dapat disita. Diantaranya adalah:

  • Peralatan atau bahan yang telah digunakan untuk budidaya, produksi atau pembuatan obat-obatan beracun secara ilegal.
  • Obat-obatan beracun, narkotika atau zat psikotropika seperti heroin, kokain, ganja, dll.
  • Harta benda, sarana atau alat yang digunakan untuk melakukan kejahatan.
  • Keuntungan yang dihasilkan dari melakukan kejahatan.

Apa yang harus terjadi agar ada penyitaan?

Agar ada penyitaan, dua persyaratan harus dipenuhi:

  • Adanya kejahatan
  • Situasi patrimonial terlarang

Jenis penyitaan

Jenis utama dari penyitaan adalah:

  • Penyitaan sementara: Tanpa hukuman yang dijatuhkan, sebagai tindakan pencegahan selama proses berlangsung.
  • Penyitaan definitif: Ketika hukuman telah dijatuhkan dan ini ditunjukkan dengan ini.
  • Penyitaan yang diperpanjang: Digunakan untuk organisasi kriminal. Penyitaan jenis ini akan dilakukan apabila terdapat praduga tindak pidana karena harta kekayaan terpidana tidak sesuai dengan penghasilannya dan tidak dapat dibuktikan asal usul hartanya yang sah.
  • Perampasan untuk nilai yang setara: Ini digunakan ketika barang atau alat yang digunakan untuk melakukan kejahatan tidak dapat ditemukan, oleh karena itu akan disita kekayaan hukum lainnya yang nilainya setara dengan yang digunakan untuk melakukan tindak pidana.

Apa yang dilakukan dengan properti yang disita?

Dalam hal barang atau objek legal: Biasanya akan dijual untuk menutupi biaya pertanggungjawaban perdata.
Dalam hal barang atau benda legal: Mereka akan dimusnahkan atau menjadi tidak berguna.

Related Posts