Permintaan – jenis, faktor, hukum, contoh

Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dibeli konsumen untuk memenuhi kebutuhannya atau memuaskan keinginannya.

Ini adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dibeli oleh pelanggan, baik oleh konsumen tertentu, yang disebut permintaan individu, atau oleh sekelompok konsumen, yang dikenal sebagai permintaan total.

Barang dan jasa bisa sangat bervariasi; misalnya, makanan, pendidikan, transportasi, produk pembersih, antara lain. Berdasarkan hal itu, dapat disimpulkan bahwa semua manusia menuntut hari ini, karena mereka semua membutuhkan setidaknya makanan.

Faktor yang mempengaruhi pergerakan permintaan

Ada beberapa variasi yang mempengaruhi kenaikan atau penurunan permintaan, yaitu:

  • Harga: Ini adalah penentu yang terlalu penting, karena semakin tinggi harga, semakin rendah permintaan dan sebaliknya. Misalnya, jika sebuah televisi dihargai $150 dan kemudian dinaikkan menjadi $170, jumlah orang yang ingin membelinya akan lebih sedikit, karena sejumlah besar tidak lagi dapat membelinya.
  • Penawaran: Ini adalah jumlah barang atau jasa yang tersedia untuk dijual. Misalnya, jika ada kekurangan suatu produk dan permintaannya tinggi, harganya akan naik. Sebaliknya, jika pasokan banyak, tetapi permintaan produk rendah, kemungkinan besar harga akan turun.
  • Lokasi: Ini adalah situs tempat produk diminta, yang dapat berupa virtual atau fisik. Biaya transportasi juga termasuk, tergantung pada tempat dari mana mereka dikirim atau jenis produk.
  • Populasi: Dapat mempengaruhi permintaan, karena jika menurun akan semakin sedikit orang yang meminta barang atau jasa. Di sisi lain, jika populasi meningkat, kemungkinan besar permintaan juga akan meningkat.
  • Jumlah uang: Penentu ini adalah kunci untuk mengetahui harga akhir produk, karena lebih banyak uang dan sirkulasi sama dengan permintaan yang lebih besar.
  • Kebutuhan dan keinginan: Di sini kebutuhan selalu yang terpenting dan keinginan berada di belakang. Misalnya, pembeli akan bersedia membayar lebih untuk kebutuhan seperti makanan daripada keinginan seperti ponsel kelas atas. Keinginan dan kebutuhan selalu dikaitkan dengan penawaran.

Hukum permintaan

Artinya ketika harga suatu barang atau jasa meningkat, maka permintaan akan turun dan sebaliknya. Namun, tidak hanya harga yang mempengaruhi permintaan, karena pendapatan, mode, atau barang pelengkap juga memengaruhi.

Kondisi ini dikenal sebagai pergeseran kurva permintaan. Artinya, jumlah barang atau jasa yang diminta tergantung pada harganya; ya, agar itu terjadi, determinan lainnya harus konstan.

Jenis permintaan

Ada beberapa jenis permintaan:

Permintaan agregat.

Ini adalah jumlah barang dan jasa yang ingin dibeli oleh konsumen, perusahaan, dan Negara pada harga tertentu. Itu akan tergantung pada kebijakan moneter dan fiskal negara.

Permintaan turunan.

Ini adalah konsekuensi dari gugatan lain. Misalnya, permintaan tenaga kerja bergantung sepenuhnya pada permintaan barang dan jasa.

Permintaan elastis.

Ini adalah jenis permintaan di mana harga barang atau jasa terus berubah. Misalnya, harga produk mungkin naik 5%, sehingga permintaan akan turun dengan persentase yang sama, karena beberapa konsumen tidak mau membayar lebih untuk produk yang sebelumnya memiliki harga lebih rendah.

Permintaan inelastis.

Hal ini ditandai karena harga produk tidak berpengaruh besar terhadap kuantitas yang diminta.

Permintaan luar negeri.

Ini adalah permintaan yang diajukan suatu negara untuk barang atau jasa tertentu yang diproduksi di luar negeri.

Permintaan domestik.

Ini adalah jenis permintaan di mana pengeluaran barang dan jasa sektor publik dan swasta suatu negara diukur.

Permintaan uang.

Ini adalah jumlah kekayaan yang disimpan seseorang atau perusahaan dalam bentuk uang, yang tidak dibelanjakan untuk barang atau jasa apa pun.

Hubungan antara penawaran dan permintaan

Penawaran dan permintaan mempertahankan hubungan yang cukup erat, karena permintaan yang ada untuk barang atau jasa di pasar tercermin, serta kuantitasnya.

Singkatnya, penawaran adalah apa yang ingin diproduksi oleh penawar pada harga tertentu; permintaan adalah apa yang ingin dibeli konsumen pada harga tertentu.

Contoh penawaran dan permintaan

Untuk memahami penawaran dan permintaan, beberapa contoh diperlukan:

  • Kenaikan harga buah atau sayur akibat kemarau panjang di daerah tempat panen.
  • Produksi roti yang berlebihan, yang harganya turun, karena perlu menjual semua unit yang tersedia sebelum menjadi buruk.
  • Kenaikan harga suatu produk karena penutupan cara pengangkutannya.

Topik Serupa