Sektor sekunder – apa itu, subsektor, contoh

Kami menjelaskan apa itu sektor sekunder dan apa subsektornya, dengan contoh. Selain itu, ringkasan sektor primer dan tersier.

Apa itu sektor sekunder?

Sektor sekunder atau sektor industri adalah sektor ekonomi yang berkaitan dengan transformasi bahan baku menjadi produk konsumen atau barang peralatan, yang merupakan langkah kedua dalam rantai produksi setelah ekstraksi bahan baku.

Sektor sekunder, hari ini, adalah salah satu yang paling penting dalam pembangunan ekonomi bangsa-bangsa, karena prosedur yang diterapkan pada bahan mentah untuk mendapatkan produk jadi (yang masuk ke konsumen akhir) atau setengah jadi ( yang pada gilirannya memberi makan industri lain) menambah nilai tambah produk, menghasilkan keuntungan lebih besar dari biaya bahan baku.

Sektor sekunder umumnya terdiri dari empat kegiatan subsektor:

  • Kerajinan. Ini adalah sektor industri dasar di Eropa sampai Revolusi Industri dan produksi massal. Ini mencakup pembuatan objek konsumen di bengkel atau ruang domestik, biasanya milik keluarga, lokal, dan produksi lambat, yang tidak berusaha terlalu banyak untuk memenuhi permintaan pasar tetapi untuk menyediakan penghidupan bagi pengrajin.
  • Industri. Revolusi Industri abad ke-18 membawa serta serangkaian perubahan dalam kemampuan untuk memanipulasi bahan dalam skala besar dan mengubahnya menjadi produk manufaktur, mampu memuaskan pasar yang berkembang dengan tingkat produksi yang cepat dan konstan. Sektor ini adalah kunci untuk mempertahankan kapitalisme dan merupakan salah satu penerima manfaat besar dan pendorong perkembangan ilmiah-teknologi.
  • Bangunan. Dari konstruksi rumah dan bangunan tempat tinggal, hingga gedung pencakar langit perusahaan besar atau pekerjaan umum Negara (alun-alun, jalan, sekolah, jembatan, terowongan, dll.), konstruksi adalah sektor industri yang maju dengan laju ekspansi perkotaan dan dari pertumbuhan penduduk.
  • Memperoleh energi. Pembangkitan listrik melalui berbagai cara dan mekanisme, beberapa lebih aman, lebih bersih dan lebih dapat diandalkan daripada yang lain, merupakan kegiatan penting untuk mempertahankan produksi suatu negara, di semua sektor yang memungkinkan. Setiap jenis industri membutuhkan energi untuk beroperasi, itulah sebabnya subsektor ini menjadi salah satu yang paling mendasar di dunia kontemporer.

Contoh dari sektor sekunder

Beberapa contoh dari sektor industri dapat berupa:

  • Pabrik artikel pribadi. Sebagai industri sepatu, tekstil, dan elemen konsumsi pribadi lainnya, diproduksi secara massal berkat fasilitas besar yang sangat mekanis. Untuk ini mereka mengkonsumsi bahan baku tekstil dan kulit atau plastik.
  • Mesin pembotolan dan pengemasan. Dari berbagai bentuk bahan baku yang dapat dimakan dan lainnya dari industri kimia (dan kaca), dihasilkan produk makanan yang siap dikonsumsi oleh warga, seperti minuman, makanan olahan dan kemasan, dll.
  • Industri kimia dan petrokimia. Mengambil berbagai bahan kimia seperti minyak, industri ini memperoleh berbagai masukan ilmiah yang digunakan di berbagai industri, seperti pengawet, desinfektan, plastik, dll.
  • Tanaman energi. Pembangkit listrik umumnya mengkonsumsi hidrokarbon fosil untuk memobilisasi turbin pembangkit, atau input yang lebih kompleks seperti uranium untuk tunduk pada proses atom terkontrol. Pilihan lainnya adalah menggunakan sumber daya alam secara strategis seperti angin, matahari, atau air terjun, yang tidak menimbulkan polusi. Hasilnya, apapun pilihan yang dipilih, akan mampu memasok listrik baik ke konsumen langsung maupun sektor ekonomi lainnya.

Sektor primer

Sektor primer atau sektor ekstraktif adalah sektor yang kegiatannya mencakup memperoleh sumber daya alam yang diperlukan untuk memulai rantai produksi, yaitu untuk menguraikan barang dan input yang dibutuhkan manusia untuk mempertahankan model kehidupannya.

Tahap pertama ini berhubungan langsung dengan simpanan alam atau dengan sumber input yang diambil dari lingkungan, seringkali di bawah izin dan pengawasan Negara, pemilik sumber daya alam suatu wilayah.

Topik Serupa