14 Contoh Soft skill

Soft skill, atau keterampilan lunak, adalah keterampilan kerja yang berkaitan dengan interpersonal, kecerdasan dan kepribadian individu, yang cenderung memfasilitasi pekerjaan, interaksi dengan orang lain dan meningkatkan kinerja individu.

Hal ini memungkinkan untuk membedakan dua orang yang, bahkan setelah mencapai tingkat akademis yang sama dan memperoleh hasil yang sama, berperilaku berbeda dalam menghadapi fungsi yang mereka lakukan di perusahaan, melalui keterampilan dan kebiasaan mereka.

Tidak seperti hard skill, soft skill lebih sulit untuk diukur dan diukur. Mereka biasanya diperoleh melalui pengalaman dan program pengembangan interpersonal.

Pentingnya soft skill

Hari kerja, dengan tantangan dan permasalahan yang tiada henti, menempati beberapa jam sehari dalam kehidupan masyarakat, sehingga mengembangkan soft skill akan membawa banyak manfaat. Diantara mereka:

  • Mereka memungkinkan manajemen stres kerja yang lebih baik.
  • Mereka menghasilkan peningkatan substansial dalam manajemen tim kerja.
  • Mereka membantu meningkatkan hubungan interpersonal di dalam dan di luar perusahaan.
  • Mereka menciptakan lingkungan kerja komunikasi, kerjasama dan rasa hormat.
  • Meningkatkan produktivitas dan retensi karyawan.

Contoh soft skill

Perusahaan telah memahami bahwa penting untuk memiliki soft skill berikut dalam tim kerja mereka:

  1. Komunikasi yang efektif: komunikasi adalah keterampilan sosial yang sangat penting. Menguasai itu meningkatkan hubungan pribadi dan kerja. Mengembangkan keterampilan mendengarkan aktif dan empati dengan orang lain membuka jalan untuk komunikasi yang lebih efektif.
  2. Kreativitas: ini adalah salah satu keterampilan yang paling dicari. Perusahaan membutuhkan orang yang dapat memecahkan masalah, melalui ide dan konsep baru yang dihasilkan di berbagai area organisasi.
  3. Kolaborasi: semua anggota tim bertanggung jawab atas hasil yang diperoleh, oleh karena itu kerja sama dan saling membantu sangat penting untuk memastikan keberhasilan.
  4. Berpikir kritis: perkembangan pemikiran kritis memungkinkan kita untuk mengatasi masalah secara konsisten dan sistematis, merefleksikan prakonsepsi, keyakinan dan pemikiran yang sering mengkondisikan persepsi kita tentang realitas.
  5. Inisiatif: membuat keputusan atau bertindak tanpa menunggu instruksi untuk melakukannya adalah keterampilan yang sangat diminta oleh organisasi, karena mencerminkan karakter dan potensi orang tersebut.
  6. Kemampuan beradaptasi: penting untuk dapat menyesuaikan perilaku seseorang, memberikan keserbagunaan yang diperlukan untuk situasi yang membutuhkannya.
  7. Produktivitas: salah satu soft skill terpenting bagi perusahaan adalah karyawannya dapat mencapai hasil yang berkelanjutan, melakukan tugas yang diminta dalam waktu yang disepakati, dengan cara yang lebih efisien dan melebihi standar minimum.
  8. Otonomi: bisa mandiri dan membuat keputusan atau mengambil tindakan dengan caranya sendiri.
    Kecerdasan emosional: mengembangkan EI memungkinkan kita untuk mengenali emosi kita (positif dan negatif) sambil juga mengidentifikasi emosi orang lain. Dengan mendeteksi mereka, kontrol dapat dilakukan yang mengatur emosi dalam konteks sosial.
  9. Kepemimpinan: memiliki orang-orang yang mampu mendorong, memotivasi, dan mempengaruhi perilaku atau cara berpikir tim kerja adalah kunci pelaksanaan proyek perusahaan.
  10. Tanggung jawab: fungsi pekerjaan harus dijalankan, sesuai dengan kewajiban yang dituntutnya. Demikian pula, tanggung jawab juga melewati cara kita berhubungan dan berkomunikasi dengan orang lain.
  11. Kemauan dan usaha: menempatkan yang terbaik dari masing-masing dalam tugas yang sedang dilakukan, untuk mewujudkannya dan mencapai hasil yang ditetapkan.
  12. Organisasi: terorganisir memungkinkan Anda secara sistematis memiliki tatanan yang mengarah pada kehidupan pribadi dan pekerjaan yang lebih terstruktur, mempromosikan stabilitas emosional tertentu.
  13. Konsentrasi: mengembangkan kemampuan untuk memperhatikan hanya pada tugas atau aktivitas yang sedang dijalankan, meningkatkan produktivitas pribadi dan meningkatkan kualitas hasil.
  14. Pemecahan masalah: Setiap hari ada masalah bisnis tanpa akhir yang harus ditangani. Untuk menghadapinya, Anda memerlukan sejumlah keterampilan dan keterampilan berpikir, yang banyak di antaranya dapat dipelajari.



14 Contoh Soft skill

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas