Contoh Stratified sampling

Stratified sampling adalah jenis pengambilan sampel probabilitas yang terdiri dari membagi seluruh populasi, di mana investigasi akan dilakukan, menjadi strata atau subkelompok yang berbeda.

Umumnya, strata-strata ini terdiri dari individu-individu yang memiliki karakteristik serupa.

Setelah populasi dikelompokkan, individu terakhir dari setiap strata yang akan membentuk sampel statistik harus dipilih secara acak dan proporsional.

Pengambilan sampel bertingkat
Dalam warna oranye dan biru muda, dua strata berbeda, dari mana orang akan dipilih secara acak.

Jenis pengambilan sampel bertingkat (Stratified)

Bergantung pada ukuran yang ditetapkan untuk strata, pengambilan sampel bertingkat dapat menjadi pengambilan sampel bertingkat proporsional atau tidak proporsional.

Pengambilan sampel bertingkat proporsional.

Ini disebut sampling bertingkat yang disediakan ketika ukuran sampel, dari masing-masing strata, sebanding dengan ukuran populasi.

Contoh: untuk mendapatkan sampel sebanyak 100 individu dari total populasi 3000, populasi tersebut dibagi menjadi strata sebagai berikut:

  • Stratum 1: 1.300 individu.
  • Stratum 2: 1100 individu.
  • Stratum 3: 600 individu.

Melalui stratified sampling yang disediakan, sampel yang diperoleh dari setiap strata akan mewakili masing-masing dan akan memberikan hasil sebagai berikut:

Stratum Individu Persen Sampel
1 1300 43,4% 43
2 1100 36,6% 37
3 600 20% 20

Dengan cara ini sampel 100 orang akan dibuat. Jenis pengambilan sampel bertingkat ini membuat kelompok atau strata yang terdiri dari paling sedikit orang berada pada posisi yang kurang menguntungkan.

Pengambilan sampel bertingkat yang tidak proporsional.

Pengambilan sampel bertingkat yang tidak proporsional memungkinkan peneliti untuk melakukan sampel yang adil, terlepas dari jumlah individu yang membentuk populasi strata.

Contoh: untuk mendapatkan sampel sebanyak 100 individu, dari total populasi 3000, populasi dibagi menjadi strata sebagai berikut:

  • Stratum 1: 1.300 individu.
  • Stratum 2: 1100 individu.
  • Stratum 3: 600 individu.

Dengan cara ini, melalui pengambilan sampel bertingkat yang tidak proporsional, hasil berikut akan diperoleh:

Strata Individu Persen Sampel
1 1300 43,4% 34
2 1100 36,6% 33
3 600 20% 33

Dengan cara ini, sampel 100 orang dengan hasil yang adil akan dibuat. Namun, sampel ini tidak dapat dianggap sepenuhnya probabilistik untuk semua strata, karena individu dalam kelompok dengan jumlah orang lebih sedikit memiliki kemungkinan lebih banyak untuk dipilih sebagai sampel dibandingkan strata lainnya.

Keuntungan dan kerugian dari stratified sampling

Keuntungan

Kelebihan dari pengambilan sampel bertingkat adalah sebagai berikut:

  • Ia memiliki kemampuan yang lebih besar untuk membuat kesimpulan dan perbandingan dalam suatu kelompok.
  • Ini menghadirkan kesalahan minimum dalam sampel dengan ukuran yang sama, sehingga diperlukan sampel kecil agar ada margin kesalahan yang sama.
  • Sampel lebih representatif, karena elemen tiap strata atau kelompok terwakili dalam sampel.
  • Peneliti dapat memperoleh pengetahuan yang lebih banyak tentang populasi sasaran.
  • Ini memungkinkan penerapan berbagai metode dan prosedur penelitian di berbagai strata.
  • Hal ini memungkinkan dilakukannya analisis pola-pola dalam strata dan pelaporan terpisah dari hasil-hasil untuk masing-masing strata.

Kekurangan

Kerugian dari stratified sampling adalah sebagai berikut:

  • Diperlukan informasi tentang proporsi penduduk yang termasuk dalam setiap strata.
  • Informasi diperlukan mengenai variabel stratifikasi dari setiap elemen populasi, karena jika tidak, pengumpulan bisa sangat mahal.
  • Ini adalah metode yang lebih mahal karena memakan waktu dan rumit dibandingkan dengan metode lain.
    Jika Anda memiliki banyak variabel, pemilihan stratifikasi akan lebih sulit.

Contoh pengambilan sampel bertingkat

Untuk melakukan investigasi tentang jumlah orang yang mengonsumsi minuman beralkohol di Republik Indonesia, peneliti yang bertugas memutuskan untuk menggunakan pengambilan sampel berstrata, oleh karena itu membagi populasi ke dalam kelompok yang berbeda, sesuai usia.

Dengan cara ini, total populasi dari 45 juta orang terbagi menjadi strata berikut:

  • Orang di bawah 18: 20 juta.
  • Orang di atas 18 dan di bawah 35: 15 juta.
  • Orang di atas 35 tahun: 10 juta.

Dari subbagian ini dibentuk sampel yang diperoleh secara proporsional 10.000 orang:

Strata Individu Persen Sampel
1 20 mm 44,4% 4450
2 15 mm 33,3% 3330
3 10 mm 22,2% 2220

Dengan cara ini, sampel statistik 10.000 orang terbentuk, yang dengannya Anda dapat melakukan penyelidikan yang timbul dari 3 strata berbeda dari sampel bertingkat.

Contoh Stratified sampling

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas